About Me:)


Tri Adi Wijaya Halo, perkenalkan nama aku Tri Adi Wijaya, saat ini aku sedang menjalani kursus di Semesta Guna yang terletak di Muara Enim, aku berumur 23 Tahun, aku lahir di batumarta sebuah desa yang damai dan indah, masa kecilku ku habiskan disana, mulai dari TK, SD, SMP, sampai SMK, sangat menyenangkan tinggal di sana, walaupun jauh dari kota, tidak ada pantai ataupun tempat bermain yang layak, tapi aku bahagia karena punya teman-teman yang baik disana, serta keluarga yang saling berdekatan disana.

Aku adalah anak ke-3 dari 3 bersaudara, kakak pertamaku laki-laki dan kakak keduaku perempuan, walaupun kami sering bertengkar, tapi kami tetap saling sayang, itulah keluarga seperti lirik lagu "Harta Yang Paling Berharga Adalah Keluarga, Istana Yang Paling Indah Adalah Keluarga"

Aku mempunyai hobbi menulis cerpen, bernyanyi, dance, dan akting, dari semua hobbiku itu yang benar benar inginku kejar dan perjuangkan adalah bernyanyi, aku ingin sekali jadi seorang penyanyi, dari kecil bahkan secara spontan aku sering menciptakan lagu dan nada-nada yang indah, aku juga sering mengikuti lomba bernyanyi baik disekolah maupun di luar sekolah.

Bahkan di tahun 2024 aku pernah mengikuti ajang bernyanyi nasional Indonesia Idol, walaupun aku belum lolos dan berhasil, tapi aku bangga pada diriku sendiri, dan akan terus berlatih sampai suatu saat aku bisa benar benar tampil di panggung megah itu dan meraih juara disana.

Aku sangat suka hal-hal yang berbau "HOROR", itulah mengapa aku suka sekali mengoleksi film horor, dan aku juga suka membuat cerpen horor, bahkan sangking sukanya aku dengan horor, waktu SMP aku pernah melakukan ritual agar bisa melihat dan mengobrol dengan hantu, selain itu aku selalu memaksa kakekku untuk membuka mata batinku agar aku bisa lihat mereka, namun kakek tidak pernah mengizinkan aku untuk hal itu, nanti takutnya aku stres, karena selalu melihat mereka dalam bentuk yang menyeramkan. Akhirnya aku bersyukur saat ini karena aku tidak jadi membuka mata batinku karena hal itu, aku tidak bisa bayangkan jika aku benar-benar bisa melihat hantu pasti sekarang hidupku tidak pernah tenang, ketika aku sadar hal yang aku lakukan itu salah akupun bertaubat, membuang semua jimat, hal-hal yang berbau mistis dan kembali kepada Allah. 

Sejujurnya aku adalah seorang introvert yang sulit bergaul dengan orang lain, hanya ada beberapa saja teman yang dekat denganku disekolah, mereka adalah orang orang yang aku nyman dengan mereka untukku berbagi cerita, canda, tawa, dan lainnya, kami membuat satu grup yang berisi 5 orang, kami selalu bersama disekolah, karena kami sudah saling cocok dan akrab, group itu berisi 4 orang pria dan 1 orang wanita, mereka adalah aku, sebagai hidan, Agam sebagai Itachi, Ferdi sebagai Tobi, Rafi sebagai Pain, dan satu-satunya wanita yaitu Reta sebagai Conan. Kami menamai grup itu sebagai "AKATSUKI" yang terinspirasi dari anime favorite kami yaitu NARUTO.

Suatu hari dihidupku aku mengalami hal yang paling menyedihkan, ayah pergi meninggalkanku untuk selamanya, sore itu menjadi sore yang teramat pilu, setelah perjuangan panjang selama 5 tahun lebih ayah melawan kankernya yang mulai menggerogoti tubuh, akhirnya iapun menyerah juga, sore itu kami sekeluarga berkumpul dikamar ayah, karena ia memanggil dan mengumpulkan kami di satu ruangan itu dan kami menyaksikan ia pergi untuk selamanya.



 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Salah Satu Film Horor Indonesia Terseram Sepanjang Masa!!! Akibat Syuting Ditempat Keramat (KERAMAT-2009)